Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Tips Menghafal Al Quran Dari Palestina



- Selalu ada hal yang tidak sempat tersampaikan dalam setiap pemaparan kisah perjalanan seseorang ke suatu tempat yang di inginkan atau bahkan tempat yang amat jarang di idam-idamkan oleh orang kebanyakan. Yang tak-tersampaikan itulah yang MuslimDaily dapatkan dari kisah perjalanan Syauqi M. Rabbani, relawan Rumah Zakat yang menghabiskan akhir tahun 2012 di negara yang dikenal penuh konflik, Palestina. Dalam acara bertajuk My Gaza Story, anggota gerakan Indonesia Tanpa JIL ini membagi rekam jejak kemenangan Palestina pada agresi militer Israel, November 2012 lalu.

Di sela-sela acara tersebut Syauqi menceritakan pengalaman kesehariannya di Palestina kepada MuslimDaily. Perjalanan yang berlangsung selama empat minggu ini dihabiskan lebih banyak bersama para penghafal Al Quran di Masjid Jami’atul Abrar. Masjid ini dibom oleh Israel tapi masih ada beberapa ruangan yang tersisa dan masih dapat ditinggali.

Oleh-oleh berharga yang dibawanya ke Indonesia salah satunya adalah semangat menghafal Al Quran yang dicontohkan pemuda Palestina di sana. “Mereka mengajari saya bagaimana cara menghafal Al Quran dengan mudah. Saya praktekkan di sini, dan ternyata bisa.” Ujarnya. “Sebelum tidur kita membaca halaman atau ayat yang sedang dihafal selama 10 kali. Tilawah ini dilakukan benar-benar jelang tidur yang tidak ada aktivitas lain sesudah itu. Pada pembacaan 10 kali ini bacaan kita harus benar-benar lancar dan tidak boleh ada kesalahan tajwid di dalamnya. Pada pembacaan yang ke 10 kita baca per-ayat beserta artinya. Pada tahap ini kita harus sampai paham makna dan maksud ayat yang kita hafal. Betul-betul harus masuk ke kepala kita cerita yang sedang kita hafal.

Setelah itu kita tidur. Keesokan paginya kita bangun sebelum subuh. Setelah Qiyamu Lail barulah kita menghafal ayat-ayat yang sudah dibaca 10 kali sebelum tidur tadi. Sebelum subuh kita harus sudah hafal ayat tersebut. Pada bagian ini pentargetan dilakukan. Jika tidak ada target, biasanya kita suka berleha dalam menghafal Al Quran. Setelah shalat subuh kita murajaah atau mengulang ayat-ayat yang sudah dihafal. Sampai waktu dhuha, kita melaksanakan shalat dhuha 8 rakaat. Setiap rakaat kita mengulang 1 ayat yang dihafal. Jika pada shalat dhuha hafalan kita sudah lancar, insyaAllah ayat-ayat tersebut sudah menempel di benak kita” papar Syauqi.

Hal yang membuat Palestina selalu dirindukan adalah nilai perjalanan di sana. “Kita bisa menjadikan perjalanan ke Mekah dan Madinah sebagai perjalanan spiritual, tapi perjalanan jihad tidak bisa kita dapatkan di sana. Perjalan jihad bisa kita dapatkan di Palestina.” tutur Syauqi. Semangat jihad rakyat Palestina menjadi penggugah semangat. Jika tidak ada hambatan, Mei 2013 Ia akan kembali ke Palestina untuk menyalurkan donasi dari Rumah Zakat dan Indonesia Tanpa JIL. [lnd]

http://alislamu.com./dunia-islam/5743-tips-menghafal-al-quran-dari-palestina.html

Cara mudah untuk menghafal Al-Qur’an

الحمد لله والصلاة والسلام على نبينا محمد ، وعلى آله وصحبه أجمعين

Berikut adalah metode untuk menghafal Al-Quran yang memiliki keistimewaan berupa kuatnya hafalan dan cepatnya proses penghafalan. Kami akan jelaskan metode ini dengan membawa contoh satu halaman dari surat Al-Jumu’ah:

1. Bacalah ayat pertama sebanyak 20 kali :

يُسَبِّحُ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ

2. Bacalah ayat kedua sebanyak 20 kali:

هُوَ الَّذِي بَعَثَ فِي الْأُمِّيِّينَ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آَيَاتِهِ وَيُزَكِّيهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلُ لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

3. Bacalah ayat ketiga sebanyak 20 kali:

وَآَخَرِينَ مِنْهُمْ لَمَّا يَلْحَقُوا بِهِمْ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

4. Bacalah ayat keempat sebanyak 20 kali:

ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

5. Bacalah keempat ayat ini dari awal sampai akhir sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut

6. Bacalah ayat kelima sebanyak 20 kali:

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

7. Bacalah ayat keenam sebanyak 20 kali:

قُلْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ هَادُوا إِنْ زَعَمْتُمْ أَنَّكُمْ أَوْلِيَاءُ لِلَّهِ مِنْ دُونِ النَّاسِ فَتَمَنَّوُا الْمَوْتَ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

8. Bacalah ayat ketujuh sebanyak 20 kali:

وَلَا يَتَمَنَّوْنَهُ أَبَدًا بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ

9. Bacalah ayat kedelapan sebanyak 20 kali:

قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

10. Bacalah ayat kelima sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk mengikat/menghubungkan keempat ayat tersebut

11. Bacalah ayat pertama sampai ayat kedelepan sebanyak 20 kali untuk menguatkan/meng-itqankan hafalan untuk halaman ini

Demikianlah ikuti cara ini dalam menghafal setiap halaman Al-Qur’an. Dan janganlah menghafal lebih dari seperdelapan juz dalam setiap hari agar tidak berat bagi anda untuk menjaganya.

v Bagaimana cara menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah?


Janganlah anda menghafal Al-Quran tanpa proses muraja’ah/pengulangan. Hal ini dikarenakan jika anda terus menerus menambah hafalan Al-Quran lembar demi lembar hingga selesai kemudian anda ingin untuk mengulang kembali hafalan anda dari awal maka hal itu akan berat dan anda dapati diri anda telah melupakan hafalan yang lalu. Oleh karena itu, jalan terbaik (untuk menghafal) adalah dengan menggabungkan antara menambah hafalan dan muraja’ah.

Bagilah Al-Quran menjadi 3 bagian dimana setiap bagian terdiri dari 10 juz. Jika anda menghafal satu halaman setiap hari, maka ulangilah 4 halaman sebelumnya sampai anda menghafal 10 juz. Jika anda telah mencapai 10 juz, maka berhentilah selama sebulan penuh untuk muraja’ah dengan cara mengulang-ngulang 8 halaman dalam setiap harinya.

Setelah sebulan penuh muraja’ah, maka mulailah kembali untuk menambah hafalan yang baru baik satu atau dua halaman setiap harinya tergantung kemampuan serta barengilah dengan muraja’ah sebanyak 8 halaman dalam sehari. Lakukan ini sampai anda menghafal 20 juz. Jika anda telah mencapainya, maka berhentilah dari menambah hafalan baru selama 2 bulan untuk mengulang 20 juz. Pengulangan ini dilakukan dengan mengulang 8 halaman setiap hari.

Setelah 2 bulan, mulailah kembali menambah hafalan setiap hari sebanyak satu sampai dua halaman dengan dibarengi muraja’ah/pengulangan 8 halaman sampai anda menyelesaikan seluruh Al-Qur’an.

Jika anda telah selesai menghafal seluruh Al-Qur’an, ulangilah 10 juz pertama saja selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz. Kemudian ulangilah 10 juz kedua selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama. Kemudian ulangilah 10 juz terakhir selama satu bulan dimana setiap hari setengah juz bersamaan dengan itu ulangilah pula 8 halaman dari 10 juz pertama dan 8 halaman dari 10 juz kedua.

v Bagaimana cara memuraja’ah/mengulang Al-Quran seluruhnya jika saya telah menyelesaikan system muraja’ah diatas?


Mulailah dengan memuraja’ah Al-Qur’an setiap hari sebanyak 2 juz. Ulangilah sebanyak 3 kali setiap hari hingga anda menyelesaikan Al-Qur’an setiap 2 minggu sekali. Dengan melakukan metode seperti ini selama satu tahun penuh, maka –insya Allah- anda akan dapat memiliki hafalan yang mutqin/kokoh.

v Apa yang harus dilakukan setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dalam satu tahun?

- Setelah setahun mengokohkan hafalan Al-Qur’an dan muraja’ahnya, jadikanlah Al-Qur’an sebagai wirid harian anda sampai akhir hayat sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjadikannya sebagai wirid harian. Adalah wirid Rasulullah dengan membagi Al-Qur’an menjadi 7 bagian sehingga setiap 7 hari Al-Qur’an dapat dikhatamkan. Berkata Aus bin Hudzaifah رحمه الله: Aku bertanya pada sahabat-sahabat Rasulullah - صلى الله عليه وسلم - tentang bagaimana mereka membagi Al-Qur’an (untuk wirid harian). Mereka berkata: 3 surat, 5 surat, 7 surat, 9 surat, 11 surat, dan dari surat Qaf sampai selesai. (HR. Ahmad). Yaitu maksudnya mereka membagi wirid Al-Quran sebagai berikut:

- Hari pertama: membaca surat “al fatihah” hingga akhir surat “an-nisa”,
- Hari kedua: dari surat “al maidah” hingga akhir surat “at-taubah”,
- Hari ketiga: dari surat “yunus” hingga akhir surat “an-nahl”,
- Hari keempat: dari surat “al isra” hingga akhir surat “al furqan”,
- Hari kelima: dari surat “asy syu’ara” hingga akhir surat “yaasin”,
- Hari keenam: dari surat “ash-shafat” hingga akhir surat “al hujurat”,
- Hari ketujuh: dari surat “qaaf” hingga akhir surat “an-naas”.

Wirid Rasulullah - صلى الله عليه وسلم - di singkat oleh para ulama dengan perkataan: فمي بشوق (famii bisyauqi). Dimana setiap huruf dari kata ini merupakan surat awal dari kelompok surat yang dibaca setiap hari.

v Bagaimana membedakan antara ayat-ayat mutasyaabih/mirip di dalam Al-Qur’an?


Cara yang paling afdhal jika anda mendapati 2 ayat yang mirip adalah dengan membuka mushaf pada setiap ayat yang mirip tersebut, lalu perhatikanlah perbedaan diantara kedua ayat tersebut kemudian berikanlah tanda yang dapat mengingatkan anda akan perbedaan itu. Lalu ketika anda memuraja’ah, perhatikanlah perbedaan yang anda tandai sebelumnya beberapa kali hingga anda mantap menghafal tentang kemiripan dan perbedaan diantara keduanya.

v Kaidah-kaidah dan batasan-batasan dalam menghafal Al-Qur’an


o Wajib bagi anda menghafal dengan bantuan seorang ustadz/syeikh untuk membenarkan bacaan anda

o Hafallah 2 halaman setiap hari. Satu halaman setelah Subuh, dan satu halaman lagi sesudah Ashar atau sesudah Maghrib. Dengan cara ini, maka anda akan mampu menghafal Al-Qur’an seluruhnya dengan mutqin/kokoh dalam waktu satu tahun. Adapun jika anda menambah hafalan diatas 2 halaman setiap hari maka hafalan anda akan lemah disebabkan semakin banyaknya ayat yang harus dijaga..

o Hendaklah menghafal dari surat An-Naas sampai Al-Baqarah karena hal tersebut lebih mudah. Namun setelah selesai menghafal seluruh Al-Quran, hendaklah muraja’ah anda dimulai dari surat Al-Baqarah sampai An-Naas

o Hendaklah menghafal dengan menggunakan satu cetakan mushaf karena hal ini dapat menolong anda dalam memantapkan hafalan dan meningkatkan kecepatan dalam mengingat posisi-posisi ayat serta awal dan akhir setiap halaman Al-Qur’an.

o Setiap orang yang menghafal dalam 2 tahun pertama biasanya masih mudah kehilangan hafalannya. Masa ini dinamakan dengan Marhalah Tajmi’ (fase pengumpulan). Janganlah bersedih atas mudahnya hafalan anda hilang atau banyaknya kekeliruan anda. Karena memang fase ini merupakan fase cobaan yang sulit. Dan waspadalah, karena syaithan akan mengambil kesempatan ini untuk menggoda anda agar berhenti dari menghafal Al-Qur’an. Maka janganlah perdulikan rasa was-was syaithan tersebut dan teruskan menghafal karena sesungguhnya itu adalah harta yang sangat berharga yang tidak diberikan pada setiap orang.

Disusun oleh: Syeikh Abdul Muhsin Al-Qasim (Imam dan Khatib Mesjid Nabawi)

1Sumber: http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=342445
http://tarbiyah-sg.info/

MENGHAFAL NAMA SURAT DALAM AL QUR’AN

Cobalah baca Cerita-cerita di bawah ini, dan perhatikan kata-kata yang berhuruf besar dan cetak tebal. Kata-kata tersebut adalah nama-nama surat dalam Al Qur’an. Hafalkan ceritanya, dan kemudian tuliskan kata-kata tersebut secara berurut. Maka akan kita dapatkan nama surat dan nomor urutnya. Silahkan mencoba.

Cerita I; (Surah 1 – 10)
Paman membaca AL FATIHAH sebelum memasak SAPI BETINA milik KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Sebagian HIDANGAN itu diberikan untuk BINATANG TERNAK. Kemudian paman menuju TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, untuk mencuri HARTA RAMPASAN PERANG. Namun akhirnya paman ber-TAUBAT seperti taubatnya nabi YUNUS

NO KRONOLOGI CERITA
1 AL-FATIHAH
2 SAPI BETINA - AL-BAQOROH
3 KELUARGA IMRAN - ALI IMRON
4 AN NISA
5 HIDANGAN - AL MAIDAH
6 BINATANG TERNAK - AL AN ‘AM
7 TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI - AL A’ ROF
8 HARTA RAMPASAN PERANG - AL ANFAL
9 TAUBAT - AT TAUBAH
10 YUNUS

Cerita II; (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF melihat PETIR. Sementara itu IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR. Ia mencari LEBAH, untuk kemudian memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA untuk menemui MARYAM dan TOHA.

NO KRONOLOGI CERITA
11 HUD
12 YUSUF
13 PETIR - AR RA’D
14 IBRAHIM
15 PEGUNUNGAN HIJR - AL HIJR
16 LEBAH - AN NAHL
17 PERJALANAN MALAM - AL ISRO
18 GUA - AL KAHFI
19 MARYAM
20 TOHA

Cerita III; (Surah 21 – 30)

PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN. Mereka seperti CAHAYA. Inilah yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL. Sementara itu, PARA PENYAIR bercerita tentang SEMUT. Cerita itu terangkum dalam buku KISAH –KISAH. Dalam buku itu juga diceritakan tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO KRONOLOGI CERITA
21 PARA NABI - AL ANBIYA
22 HAJI - AL HAJJ
23 ORANG - ORANG BERIMAN-AL MU’MINUN
24 CAHAYA - AN NUR
25 PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL - AL FURQON
26 PARA PENYAIR - ASY SYU ‘ARO
27 SEMUT-AN NAML
28 KISAH-KISAH - AL QOSHOSH
29 LABA-LABA - AL ‘ANKABUT
30 BANGSA ROMAWI - AR RUM

Cerita IV; (Surah 31 – 40)
LUKMAN tidak berSUJUD di kaum yang terkena AHZAB dan tidak juga kepada kaum SABA’. Sementara itu FATIR dan YASIN berdiri bersama orang YANG BERSHAF-SHAF dan membentuk huruf SHOD. Mereka teramasuk ROMBONGAN - ROMBONGAN yang memohon ampunan kepada YANG MAHA PENGAMPUN.

NO KRONOLOGI CERITA

31 LUKMAN - LUQMAN
32 SUJUD - AS SAJDAH
33 AL AHZAB
34 SABA’
35 FATHIR
36 YASIN
37 YANG BERSHAF-SHAF - ASH SHOOFFAT
38 SHOD
39 ROMBONGAN-ROMBONGAN - AZ ZUMAR
40 YANG MAHA PENGAMPUN - GHOFIR

Cerita V; (Surah 41 - 50)
YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu adalah tentang PERHIASAN. Bukan tentang KABUT. Sementara itu banyak orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR. Saat itulah MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN. Hal ini ditandai dengan KAMAR-KAMAR bertuliskan huruf QOF.

NO KRONOLOGI CERITA
41 YANG DIJELASKAN - FUSHSHILAT
42 MUSYAWARAH - ASY SYURA
43 PERHIASAN - AZ ZUKHRUF
44 KABUT - AD DUKHAN
45 YANG BERLUTUT - AL JATSIYAH
46 BUKIT-BUKIT PASIR - AL AHQOF
47 MUHAMMAD - MUHAMMAD
48 KEMENANGAN - AL FATH
49 KAMAR-KAMAR - AL HUJURAT
50 QOF

Cerita VI; (Surah 51 – 60)
ANGIN YANG MENERBANGKAN membawa awan ke bukit THURSINA. Ini terjadi saat BINTANG dan BULAN bersinar. Sementara itu pak RAHMAN sedang berceramah tentang HARI KIAMAT. Dimana BESI hancur, WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN, dan banyak PEREMPUAN YANG DIUJI.

NO KRONOLOGI CERITA
51 ANGIN YANG MENERBANGKAN - ADZ DZARIYAT
52 THURSINA - ATH THUR
53 BINTANG - AN NAJM
54 BULAN - AL QOMAR
55 AR RAHMAN
56 HARI KIAMAT - AL WAQI ‘AH
57 BESI - AL HADID
58 WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN - AL MUJADILAH
59 PENGUSIRAN - AL HASYR
60 PEREMPUAN YANG DIUJI - AL MUMTAHANAH

Cerita VII; (Surah 61 – 70)
BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG - ORANG MUNAFIK. Demikian juga pada HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-KESALAHAN. Ketika aku di-TALAK, aku MENGHARAMKAN dia untuk masuk rumah ini. KERAJAAN yang indah, PENA yang mahal, pada HARI KIAMAT tidak lagi berharga. Disinilah TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO KRONOLOGI CERITA

61 BARISAN - ASH SHOF
62 HARI JUM’AT - AL JUMU’AH
63 ORANG-ORANG MUNAFIK - AL MUNAFIQUN
64 HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-KESALAHAN - AL TAGHOBUN
65 TALAK - ATH THOLAQ
66 MENGHARAMKAN - AT TAHRIM
67 KERAJAAN - AL MULK
68 PENA - AL QOLAM
69 HARI KIAMAT - AL HAAQQAH
70 TEMPAT-TEMPAT NAIK - AL MA ‘ARIJ

Cerita VIII; (Surah 71 – 80)
NUH diganggu JIN disaat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur pulas. Ia tidak menyadari datangnya KIAMAT. Sementara itu, ketika MANUSIA bertemu dengan MALAIKAT YANG DIUTUS untuk menyampaikan BERITA BESAR tentang kematian, MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa sedang melihat IA BERMUKA MASAM.

NO KRONOLOGI CERITA
71 NUH - NUH
72 JIN - AL JINN
73 ORANG YANG BERSELIMUT - AL MUZAMMIL
74 ORANG YANG BERKEMUL - AL MUDATSTSIR
75 KIAMAT - AL QIYAMAH
76 MANUSIA - AL INSAN
77 MALAIKAT YANG DIUTUS - AL MURSALAT
78 BERITA BESAR - AN NABA’
79 MALAIKAT-MALAIKAT YANG MENCABUT - AN NAZI ‘AT
80 IA BERMUKA MASAM - ‘ABASA

Cerita IX; (Surah 81 – 90)
Ombak MENGGULUNG, bumi TERBELAH, ORANG-ORANG YANG CURANG pun ikut TERBELAH. Mereka seperti GUGUSAN BINTANG YANG DATANG DI MALAM HARI. Mereka berada di tempat YANG PALING TINGGI. Pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.

NO KRONOLOGI CERITA
81 MENGGULUNG - AT TAKWIR
82 TERBELAH - AL INFITHOR
83 ORANG-ORANG YANG CURANG - AL MUTHOFFIFIN
84 TERBELAH - AL INSYIQOQ
85 GUGUSAN BINTANG - AL BURUJ
86 YANG DATANG DI MALAM HARI - ATH THORIQ
87 YANG PALING TINGGI - AL A ‘LA
88 HARI PEMBALASAN - AL GHOSYIYAH
89 FAJAR - AL FAJR
90 NEGERI - AL BALAD

Cerita X; (Surah 91 – 100)
MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba. Dan ketika WAKTU DHUHA, Allah MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN. Sementara itu manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tidak mempunyai KEMULIAAN sedikit pun. Ini adalah BUKTI akan terjadi KEGONCANGAN di dunia. Hingga KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pun mati.

NO KRONOLOGI CERITA

91 MATAHARI - ASY SYAMS
92 MALAM - AL LAIL
93 WAKTU DHUHA - ADH DHUHA
94 MELAPANGKAN - AL INSYIROH
95 BUAH TIN - AT TIN
96 SEGUMPAL DARAH - AL ‘ALAQ
97 KEMULIAAN - AL QODR
98 BUKTI - AL BAYYINAH
99 KEGONCANGAN - AZ ZALZALAH
100. KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG – AL`ADIYAT

Cerita XI; (Surah 101 – 110)
HARI KIAMAT, hari dimana manusia tidak bisa lagi BERMEGAH-MEGAHAN. Pada MASA itulah si PENGUMPAT mati diinjak-injak GAJAH. Sementara itu SUKU QURAISY bertengkar dengan pak MA’UN di tepi telaga KAUTSAR. Saat itu ORANG-ORANG KAFIR tidak mendapatkan PERTOLONGAN.

NO KRONOLOGI CERITA

101 HARI KIAMAT - AL QORI ‘AH
102 BERMEGAH-MEGAHAN - AT TAKATSUR
103 MASA - AL ‘ASHR
104 PENGUMPAT - AL HUMAZAH
105 GAJAH - AL FI-L
106 SUKU QURAISY - QURAISY
107 MA’UN - AL MA ‘UN
108 KAUTSAR - AL KAUTSAR
109 ORANG-ORANG KAFIR - AL KAFIRUN
110 PERTOLONGAN - AN NASHR

Cerita XII (Surah 111-114)
Insya Allah 4 surat terakhir ini semua dari kita sudah menghafalnya.

NO SURAT

111 AL LAHAB
112 AL IKHLASH
113 AL FALAQ
114 AN NAAS

http://bundaelly.multiply.com/reviews/item/14